Archive for April, 2008

Lingkaran Setan

Wednesday, April 30th, 2008

Anda pernah mendengar istilah lingkaran setan? Atau, mungkin anda pernah terjebak di dalamnya? Atau, bahkan anda sendiri yang secara tidak sadar menciptakannya? Ya ya .. semua itu sangat mungkin. Lingkaran setan adalah area yang sebenarnya kita ciptakan sendiri dan secara kemasan pelaku biasanya sangat menikmati dan terkadang bangga memasuki wilayah itu. Namun , begitu ada kesempatan untuk melakukan refleksi secara total, dia baru tersadar bahwa yang dilakukannya adalah suatu kesalahan dan sesuatu yang seharusnya tidak perlu dilakukan.

Salam

Menkes VS Namru

Saturday, April 26th, 2008

Hanya karena tidak diperkenankan masuk ke area laboratorium Namru 2 di Jalan Percetakan Negara Jakarta, Menteri Kesehatan RI Siti Fadilah Supari menggunakan otoritasnya untuk meragukan manfaat dari laboratorium milik tentara Angkatan Laut Amerika Serikat itu.

Untuk konteks masalah ini, ada yang perlu dipertanyakan. Apakah masalah cuma sepele seperti itu untuk tingkat sehebat Menkes. Kalau benar, wah Menkes perlu dilengserkan. Tapi bila masalahnya jauh lebih besar dari hal sepele itu Menkes perlu dipuji.

Namun Menkes sendiri harus terbuka jika ingin dibela masyarakat Indonesia. Karena yang terlihat di mata saya adalah arogansi seorang pejabat . Hanya karena tidak boleh masuk , terus mengancam. Apa jadinya kalau hal seperti itu? Apakah jadi Menteri seumur hidup? Apakah Menkes tidak bisa mati sehingga harus tersinggung seperti itu?

Tapi, kalau memang Menkes benar, terbuka dong rakyat . Kenapa sampai tersinggung? Apakah memang laboratorium itu jadi ancaman masyarakat? Jika ya … pasti anda akan dibela.

 Salam

Menentukan Jenis Kelamin Bayi

Friday, April 25th, 2008

MENENTUKAN JENIS KELAMIN BAYI 

Sumber Pustaka : Kiat Mendapatkan Bayi ‘Normal’ (Menjawab Masalah Seputar Kehamilan)

Pengarang : Dr. Pribakti B, SpOG(K)

Penerbit : Pustaka Banua

  Sejak zaman dahulu, keinginan memilih jenis kelamin bayi di dalam kandungan sangat menggoda pasangan yang menanti buah hati. 

Tes peramal jenis kelamin tertua yang tercatat dalam temuan sejarah adalah yang dilakukan orang Mesir Kuno (sekitar 1300 SM). Beraneka ragam kepercayaan tentang peramalan dan penentuan jenis kelamin bayi dapat di berbagai komunitas. Maka tidaklah mengherankan banyak ibu menanyakan bagaimana cara memilih jenis kelamin bayi pada praktek dokter spesialis kandungan. Usaha memilih jenis kelamin bayi melalui penentuan saat melakukan dan pengaturan posisi bersenggama pun telah dicoba. Lalu, ilmu dan teknologipun berkembang akhirnya peran kromosom seks dalam proses penentuan kelamin baru dipahami pada akhir abad ke 19.

Bila sperma yang membawa kromosom X yang membuahi sebuah ovum (sel telur maka akan lahir bayi perempuan, sedangkan pembuahan oleh kromosom Y akan menghasilkan bayi laki-laki.

Jenis kelamin bayi pada dasarnya dipengaruhi oleh kromosom seks, jenis makanan, kualitas sperma ayah dan kapan saat terjadi pembuahan.

Seperti diketahui kromosom terdapat dalam sperma terdiri dari dua unsure yaitu kromosom X dan kromosom Y. Untuk mendapatkan bayi laki-laki maupun perempuan harus ada pertemuan antara sperma kromosom X atau Y dengan sel telur dari ibu.

Jika sperma berkromosom X bertemu dengan sel telur, akan menghasilkan kromosom XX, karena sel telur tersebut mengandung kromosom X, maka bayi yang akan lahir bayi berjenis kelamin perempuan. Sedang kalau sperma kromosom Y bertemu dengan sel telur, akan menghasilkan individu yang berkromosom XY, sehingga akan lahirlah bayi yang berjenis kelamin laki-laki.

Setelah terjadi pembuahan sperma dengan sel telur yang diikuti dengan tidak terjadi menstruasi si ibu pada bulan berikutnya dan tes kehamilan positif maka sebenarnya telah terbentuk jenis kelamin bayi.

 Teori Dapatkan Anak Laki-laki 

            Sebuah teori yang sangat popular adalah teori Akihito. Teori yang berasal dari Jepang ini merupakan temuan kaisar Jepang Hirohito yang juga ahli biologi. Teori ini sangat sederhana, dimana untuk pasangan suami isteri yang berkeinginan mendapatkan anak laki-laki sebelum hamil perlu mengatur diet makanan yang dikonsumsi.

            Pertama, suami dan istri lebih mengutamakan menu serba ikan dan mengesampingkan menu daging. Makanan yang dikonsumsi suami istri sangat mempengaruhi peluang pasangan untuk mendapatkan bayi dengan jenis yang dikehendaki, sebab makanan yang dikonsumsi akan mempengaruhi kondisi asam dan basa vagina, yang dapat mempengaruhi ketahanan sperma kromosom X dan Y.

            Daging misalnya merupakan makanan yang paling dipantang bila pasangan suami isteri yang menghendaki anak laki-laki. Tentunya ini dilakukan jauh-jauh hari sebelum merencanakan si isteri hamil.

            Kedua, perlakuan puasa senggama pada hari-hari tertentu. Maksudnya melakukan puasa disini adalah tidak melakukan hubungan suami istri sebelum atau saat istri ovulasi (pelepasan sel telur). Suami harus dapat berpuasa lima hari sebelum ovulasi terjadi dan tiga hari setelah ovulasi terjadi. Dengan melakukan puasa, menyebabkan kualitas sperma akan semakin berkualitas serta jumlahnya akan semakin banyak. Dengan demikian semakin besar kemungkinan sperma dapat membuahi sel telur.

            Memang, berpuasa bagi sebagian laki-laki sangat berat sebab di hari ke 10 haid tidak bisa berhubungan suami isteri karena perkiraan ovulasi akan terjadi pada hari ke 15, paling sesuai jika siklus haid teratur. Jadi, jika suami istri berkeinginan sekali mendapatkan anak laki-laki “puasa” adalah nomor satu.

            Cara lain yang dapat dicoba untuk mendapatkan bayi laki-laki adalah teori dari dua ahli dr Shettler dan David Borvik. Menurutnya untuk mendapatkan anak laki-laki, si isteri harus melakukan hal-hal seperti berikut :

  1. Hubungan suami istri sebaiknya dilakukan pada sekitar masa ovulasi. Untuk mengetahui ini, istri disarankan mengukur temperature tubuh setiap hari sebelum aktivitas pagi dan mencatatnya disebuah daftar serta dibuat grafik. Bila temperatur tubuhnya lebih tinggi dari biasanya, pada saat itulah dilakukan hubungan suami isteri.
  2. Sebelum melakukan hubungan suami istri, setiap kali itu juga istri membilas liang vagina dulu dengan campuran 250 cc larutan air soda kue. Cara membuatnya, 250 cc air dicampur dengan 2 sendok makan soda kue.
  3. Sebaiknya diusahakan agar isteri mencapai puncak orgasme. Dengan mencapai orgasme, maka reaksi kondisi basa vagina akan meningkat sehingga akan menghilangkan sel-sel sperma yang menjadi perempuan.
  4. Waktu melakukan hubungan suami istri sebaiknya si suami melakukan dari belakang isteri (posisi knee chest), sehingga sperma si suami akan tumpah pada daerah yang reaksinya paling basa dan paling dekat dengan mulut rahim. Dan dianjurkan pada saat suami mencapai orgasme dan ejakulasi, lakukan penetrasi penis yang dalam.
  5. Pada masa haid dan ovulasi sama sekali tidak boleh melakukan hubungan suami istri. Sebagai contoh, jika siklus haidnya 28 hari, maka sejak haid pertama sampai 14 hari berikutnya jangan melakukan hubungan suami isteri.

 Anak Perempuan 

            Jika ditanya mana yang lebih mudah mendapatkan anak laki-laki dan anak perempuan, jawabnya adalah anak perempuan. Mendapatkan anak perempuan tidak sesulit mendapatkan anak laki-laki. Dalam hal ini tidak ada istilah puasa, demikian juga makanan pantangannya pun tidak ada.

            Untuk mendapatkan anak perempuan sebaiknya lakukan hubungan suami isteri 3 – 4 hari sebelum ovulasi. Setelah itu, kapanpun suami isteri melakukan hubungan suami isteri tidak masalah. Sebab untuk mendapatkan anak perempuan hanya membutuhkan sperma kromosom X bertemu dengan sel telur si istri, bukan seperti mendapatkan anak laki-laki yang harus sperma kromosom Y bertemu dengan sel telur si istri (XY).

            Sebelum melakukan hubungan suami istri, dianjurkan si istri mencuci vagina dengan larutan air cuka asam dengan perbandingan 250 cc dicampur dengan dua sendok makan cuka.

            Asam cuka yang dipakai adalah cuka makan yang ada di dapur. Sedangkan spul vagina dapat dibeli di apotek dengan nama irrigator vagina yang banyak dikenal untuk bilas vagina.

            Pencucian vagina dengan larutan asam cuka ini berguna agar tercipta lingkungan asam yang dapat menghilangkan sperma kromosom Y yang akan menjadi anak laki-laki. Orgasme istri sebaiknya dihindarkan, sebab orgasme istri akan meninggikan derajat basa vagina, padahal yang dibutuhkan membuat vagina bereaksi asam.

            Posisi hubungan suami istri sebaiknya dilakukan yang biasa saja (tidak dari belakang).

Selamat mencoba!

Alhamdulillah … Anakku Sehat Kembali

Friday, April 18th, 2008

Selama seminggu anakku menjalani rawat inap di rumah sakit karena terkena Demam Berdarah Dengue. Alhamdulillah, sekarang telah pulih kembali dan sehat seperti sedia kala.

Terima kasih kepada saudara, ibu, bapak yang telah berempati dan mendoakan kami. Jazakumullah khairan katsira.

Banyak pelajaran yang bisa dipetik dari kejadian ini dan semoga Allah selalu membimbing hamba-Nya yang bertaqwa.

Salam,

Yudi Hardi Susilo dan keluarga

Salwati (istri)

Muhammad Naufal Abyan Madani (anak I)

Muhammad Ayyas Izza Ramadhani (anak II)

Membangun Parepare Menjadi Kota Wisata Pantai

Sunday, April 6th, 2008

Membayangkan Parepare dibangun seperti tempat wisata Pantai Ancol di Jakarta dipadu dengan beberapa fasilitas permainan Disneyland tentu sangat menyenangkan dan luar biasa. Apalagi suasana-nya seperti Pantai Copacabana di Brazil. Wah tentu sangat menakjubkan sebagai pusat wisata pantai dan hiburan keluarga di Sulawesi Selatan.
Kota Parepare memang luar biasa, sungguh indah ! Pantas saja mantan Presiden Republik Indonesia Bacharuddin Jusuf Habibie menjuluki tempat kelahirannya itu sebagai Monte Carlo-nya Indonesia. Di malam hari kita bisa memandang keindahan Kota Parepare dipinggir laut yang luas membentang dari kaki bukit di pinggiran kota. Barulah kita menyadari ada sebuah mutiara terpendam disana. Mutiara yang harus di gali dan di asah agar lebih berkilau dan memiliki nilai jual yang sangat tinggi untuk ditawarkan pada investor…… dst lihat artikel
(tulisan ini pernah di buat di Koran Pare Pos 5 Desember 2006)