Archive for March, 2009

Mari Mengenal Iblis …

Saturday, March 28th, 2009

iblisSyaitan adalah keturunan yang berasal dari iblis. Iblis kawin dgn jin perempuan yang merupakan pengikutnya lalu dianugerahkan keturunan yang dikenali sebagai syaitan. Iblis pula adalah dari keturunan jin, merupakan moyang kepada syaitan dan pemimpin bagi syaitan dan jin kafir. Syaitan juga mempunyai kota yg menjadi tempat tinggal mereka. Kota-kota mereka terletak di padang-padang pasir, gunung-gunung, pulau-pulau terpencil dan di permukaan laut. Tempat tempat yang menjadi kegemaran para syaitan duduk beristirahat dan bermain-main adalah didalam perigi yang kosong, tempat terdapatnya najis dan tempat membuang kotoran.

Iblis memiliki kerajaan yg besar yg terdiri dari menteri-menteri, pemerintah, wakil-wakil dan rakyat jelata. Di antara mereka terdapat 5 jenis iblis yang paling kuat pengaruhnya dan wajib seseorang itu berwaspada dengannya.

1) Iblis yg bernama Tsabar. Iblis ini sering mengunjungi orang orang yang sedang dalam kesusahan ataupun yang ditimpa musibah. Ia akan membisikkan kata-kata yang tanpa disadari telah diucapkan oleh orang yg mengalami kesusahan itu. Orang yg telah ditimpa musibah akan berkeluh kesah dan sering menyalahkan ketentuan Allah terhadap dirinya. Inilah peranan iblis Tsabar dalam menyesatkan manusia.

2) Iblis yg bernama Dasim. Iblis ini akan berusaha memusnahkan kerukunan sebuah rumahtangga. Ia akan menyuburkan perasaan benci, cemburu dan rasa curiga di antara pasangan suami isteri. Apabila terjadi demikian, maka terjadilah pertengkaran di antara suami dan isteri lalu diakhiri dengan perceraian.

3) Iblis yang bernama Al A’war. Iblis ini menggalakkan perlakuan zina dan keruntuhan akhlak. Salah satu peranannya ialah dengan menjadikan indahnya bahagian bawah seseorang wanita. Lebih-lebih lagi terdapat segelintir wanita masa kini yg gemar memakai pakaian yang singkat dan seksi. Sesungguhnya ini cukup menggembirakan iblis Al A’war kerana dapat melaksanakan tugasnya dengan sempurna.

4) Iblis yg bernama Maswath. Peranan iblis ini adalah mengadakan pembohongan yang besar dan kecil. Seseorang yang termakan dengan bisikan iblis ini akan mereka-reka sebuah cerita yg tidak benar ataupun menyebar fitnah.

5) Iblis ini pula suka berkeliaran ditempat tempat yg dipenuhi dgn manusia. Ia akan membisikkan kata kata yang mewujudkan permusuhan dan perselisihan sesama manusia. Sehingga ada di antara manusia yang sanggup membunuh sesama sendiri. (dari berbagai sumber)

Salam,

Berguru Dengan Seorang “Cleaning Service”

Saturday, March 14th, 2009

kleninkKisah hebat ternyata tidak harus datang dari seorang yang terkenal, seorang Presiden, Capres apalagi caleg yang baru banyak membaca buku. Beberapa hari yang lalu, kisah hebat itu terlontar dari seorang “Cleaning Service” (CS) yang tiap hari mengepel lantai kantor lobby. Namanya … sebut saja Alex.

Padahal sebelum mendengar cerita ini, saya disuguhi khotbah yang sangat menyentuh dan tulus dari Khotib tentang “memuliakan tetangga”, tetapi setelah mendengarkan cerita Alex … ternyata saya yakin benar bahwa Alex lebih memahami benar arti, makna dan telah melaksanakannya dengan baik dibandingkan khotib tadi.

Alex bukanlah sosok yang kaya ataupun punya jabatan tinggi … tapi bagi saya derajatnya lebih tinggi dari Direktur/Komisaris di tempat dia bekerja walaupun tiap hari dia harus mencuci mobil mereka.
Bahkan untuk meng-khitankan anaknya pun dia mendaftarkan diri di khitanan massal. Namun kekurangan dirinya tidak lantas membuat dia meminta-minta ataupun mengemis. Dia mengajari saya bagaimana supaya sang anak mau melaksanakan khitan dari awal persiapan hingga setelah selesai di khitan. Sungguh menarik cerita yang keluar dari mulut seorang cleaning ini.

Alex juga bercerita ketika menolong saudaranya yang terserang penyakit ORSON ABC (ini istilah Alex untuk menyebut TBC yang susah itu) dan bercerita bagaimana dia menenangkan keluarganya karena ternyata penderita TBC itu tidak tertolong.

Alex pun pernah punya pengalaman membantu mencarikan jalan keluar seorang teman seprofesinya yang kesulitan dalam membiayai persalinan istrinya yang melahirkan secara secara caesar … dan ini yang membuat saya tertegun sejenak karena pengalaman mencarikan jalan keluar seseorang seperti ini belum tentu juga sanggup saya lakukan. Tetapi Alex bisa! Bahkan Alex yang bukan lulusan pesantren manapun mengeluarkan nasehat kepada temannya untuk jangan menyerah, jangan malu, jangan gengsi … dan keluar pula dari mulutnya suatu istilah yang jelas bukan hadits tapi menarik … katanya “WA KULI WAKULI JAN”. Saya pertama bingung … apa maksudnya. Dia bilang … Jadi KULI biar bisa JAJAN … maksudnya ya bekerja buat makan. Prinsip ini supaya temennya tetep semangat bekerja. Kalau gak semangat .. nanti bisa kehilangan kerjaan dan gak makan. LUAR BIASA!

Rasanya tidak sampai setengah jam kami mengobrol setelah makan siang itu … dan saya menyerap begitu banyak ilmunya yang tidak bisa saya tuliskan detailnya disini.

Salam dan TETAP SEMANGAT

Membentangkan Sayap Kebaikan

Tuesday, March 10th, 2009

sayap Kata orang .. kebaikan adalah hal yang langka dalam hidup ini. Setiap orang merasa dan merasakan hal lain dari perlakuan orang lain. Entah itu kebaikan yang punya tujuan buruk maupun kebaikan yang sekedar kebaikan.

Padahal ketika sayap kebaikan itu dibentangkan, suasana di sekitar kita pasti akan berubah.
Tapi mengapa berbuat kebaikan begitu melelahkan …

dan mengapa banyak orang begitu susah berbuat kebaikan?

Salam

Slumdog Millionaire

Friday, March 6th, 2009

slumdogTernyata ada film bagus yang sedang beredar … dan ternyata kisahnya memang menarik dan luar biasa. Jika ada yang belum nonton, berikut resensinya diambil dari situs okezone.com :

Slumdog Millionaire bercerita tentang seorang remaja 18 tahun yang besar di daerah kumuh di India, bernama Jamal Malik diperankan Dev Patel. Jamal yang yatim piatu mendadak menjadi jutawan setelah memenangi kuis ‘Who Wants To Be A Millionare’ versi India.

Besar di kawasan kumuh dan hanya bekerja sebagai pelayan di perusahaan layanan telepon, namun Jamal mampu menjawab semua pertanyaan. Lantaran miskin, dia dicurigai berbuat curang dan melakukan penipuan dalam menjawab pertanyaan di kuis itu. Alhasil, sebelum menuju pada pertanyaan terakhir Jamal digiring ke kantor polisi untuk diinterogasi.

Polisi mulai menginterogasi Jamal. Namun bukan pengakuan perbuatan curang yang didapat. Jamal dengan keluguannya malah bercerita tentang masa kecilnya yang penuh eksploitasi dan kejahatan jalanan di kawasan kumuh kota Mumbai, India. Secara tidak sengaja, dari pengalamannya itulah dia mampu menjawab semua pertanyaan kuis yang dibawakan oleh Prem Kumar (Anil Kapoor).

Misalnya, saat Jamal mendapat pertanyaan penemu pistol, ingatannya langsung tertuju ketika Jamal dan kakaknya, Salim (Madhur Mittal), hendak mencari wanita yang dicintai Jamal bernama Latika (Freida Pinto). Mereka menemukan Latika di sebuah lokalisasi.

Saat hendak membawa kabur Latika, Jamal dan Salim dipergoki oleh Maman ’sang pemilik’ Latika. Tanpa ragu-ragu Salim menembak Maman dengan pistol tepat di kepalanya. Mereka bertiga pun berhasil melarikan diri.

Salim yang merasa berkuasa karena memiliki pistol, merenggut keperawanan Latika dan mengusir Jamal. Jamal tak bisa memaafkan Salim atas kejadian itu.

Jamal kembali berpisah dengan Latika dan benar-benar hidup sendiri. Saat dewasa, Jamal bekerja di perusahaan layanan telepon sehingga tak kesulitan mendapatkan nomor telepon Salim. Merekapun kembali bertemu dan Jamal menanyakan keberadaan Latika. Ternyata Latika kini hidup bersama mafia bernama Javed di mana Salim menjadi anak buahnya.

Dari pertemuan yang kemudian terpisahkan kembali inilah Jamal mengetahui bahwa Latika suka menonton kuis ‘Who Wants To Be A Millionare’. Jamal yakin jika dirinya mengikuti kuis ini Latika pasti melihatnya.

Walau hidup miskin, Jalam akhirnya berhasil meyakinkan semua orang bahwa keikutsertaannya di kuis ini bukan karena 20 juta Rupee semata, tetapi karena cintanya kepada Latika.

Film garapan sutradara asal Inggris, Danny Boyle ini berhasil menggambarkan kekumuhan dan kehidupan jalanan kota Mumbai secara realistis. Tak heran jika film yang dirilis tahun 2008 ini memenangkan empat penghargaan dalam Golden Globe Award.

Bahkan film yang diadaptasi dari sebuah buku karya Diplomat India, Vikas Swarup, ini meraih 10 nominasi Academy Award 2009 di Beverly Hills, Los Angeles, Amerika Serikat.

Terlepas dari akhir cerita yang mudah diterka, ide cerita film ini sangat menarik dan membuka mata kita betapa kerasnya kehidupan kaum marjinal. Selain itu kita juga bisa belajar bagaimana berkorban dengan tulus untuk orang yang kita cintai.

Film ini mulai ditayangkan di bioskop tertentu pada 11 Februari 2009.

Sutradara:
Danny Boyle

Pemain:
Dev Patel
Freida Pinto
Madhur Mittal
Irrfan Khan
Saurabh Shukla
Anil Kapoor. (ang)

sumber : okezone.com