Beberapa waktu yang lalu, saya mengemudi mobil dalam perjalanan rute Semarang-Brebes melewati kota-kota seperti Kendal, Batang, Pekalongan, Pemalang, Tegal dan tujuan akhir Brebes. Ditengah perjalanan ada yang menarik perhatian saya, yaitu papan penunjuk arah dipinggir jalan bertuliskan “(Nama menu-persisnya saya lupa) 48 km lagi Restoran Taman Pring Jajar”. Saya berpikir … “masih jauh tempatnya tapi papan namanya sudah ada”. Mobil terus saya jalankan tanpa ada pikiran ingin singgah. Beberapa kilometer kemudian ada papan penunjuk lagi “(nama menu juga tapi beda dengan sebelumnya) 45 km lagi restoran taman pringjajar”. Wah, rasanya baru tadi ada penunjuk arah, sekarang ada lagi.
Dan ternyata, sepanjang perjalanan tersebut ada banyak penunjuk arah “Restoran Taman Pringjajar” dengan tulisan MENU dan KM -nya. Sampai di 5 km lagi, saya jadi penasaran karena pas waktu perut lagi lapar. Dan mendekati restoran, papan penunjuk semakin akrab dan lebih banyak.
Akhirnya, saya singgah dan sambutan pertama oleh tukang parkir mengarahkan mobil yang saya kendarai ke tempat yang nyaman. Saya masuk dan memilih tempat lesehan karena saya berpikir sambil menyelonjorkan kaki dan anak-anak memang suka lesehan. Kemudian dengan senyuman yang ramah, pramusaji menawarkan menu makanan. Dan sembari memilih makanan saya dikagetkan oleh pramusaji yang mendekati anak saya kemudian memberikan balon berbentuk pedang-pedangan sesuai warna baju anak saya. Anak saya yang paling kecil memakai kaos warna hijau dan dia diberi balon pedang warna hijau. Sedang yang sulung, karena memakai kaos warna putih, dia diberi balon pedang warna putih. GRATIS! Anak-anak langsung bermain dengan senangnya.
Setelah selesai memilih menu,pramusaji menanyaka apakah ada anggota keluarga yang berulang tahun bulan ini. Saya jawab , bulan januari tidak ada. Yang ada bulan Maret. Pramusaji tersenyum saja. Tetapi pelanggan di sebelah saya ada yang berulang tahun.
Ternyata kemudian dia diberi kue ultah plus lilinnya diiringi lagu ulang tahun yang dibawakan oleh seluruh pramusaji restoran. Suasana jadi sangat meriah dan saya agak terkejut juga dengan layanan yang ‘tidak biasa’ ini. Dan tidak cuma itu, di restoran ini ada fasilitas pertunjukkan SULAP GRATIS dan Pijat Elektrik.
Terus terang saya puas, selain makanannya memang enak harganya pun tidak terlalu mahal. Lagipula pelayanannya benar-benar diluar dugaan dan sangat memuaskan. Saya belajar banyak dari perjalanan ini. Bagaimana marketing sebuah restoran mengarahkan konsumen yang tadinya tidak ingin singgah menjadi singgah. Kemudian ketika singgah pun bisa membuat teringat layanan yang memuaskan. Luar biasa!
Salam
NB : selengkapnya lihat saja di situsnya http://pringjajar.blogspot.com
Saya tertarik dengan status yang ditulis seorang pakar di akun facebooknya dimana dia mengatakan, “masa depan semakin sulit diprediksi, tantangan bisnis bukan memprediksi secara tepat tapi mampu beradaptasi secara cepat”. Kalau direnungkan, kata-kata tersebut ada benarnya juga mengingat berbagai kejadian yang terjadi sepanjang tahun 2009 kemarin sudah menunjukkan ke arah unpredictable situation terutama terkait ruang lingkup bisnis.