Setelah sekian tahun mengamati kondisi rumah sakit , ada sesuatu hal yang sangat menarik yaitu fenomena sepinya rumah sakit pada hari minggu atau saat-saat libur.
Pertanyaannya adalah mengapa ini dianggap suatu fenomena dan bukan hal biasa? Hal ini karena menurut saya , rumah sakit bukanlah institusi yang bisa di atur hari libur atau hari minggu. Ia hanya bisa di atur oleh kondisi pasien yang sakit dan sehat, sehingga parameternya berubah yaitu jika rumah sakit sepi berarti pasien telah banyak sehat dan jika pasien ramai berarti pasien banyak yang sakit atau menderita sakit.
Namun, ternyata bukan karena pasien telah sehat sehingga rumah sakit sepi di hari libur dan minggu. Berdasarkan pengamatan saya, sepinya rumah sakit di hari libur karena TIDAK ADA YANG MELAYANI!!! Baik itu dokter atau penggantinya. Dan umumnya masyarakat tahu hal itu sehingga jika mereka sakit terpaksa ditahan sampai hari senin atau hari tidak libur. Tentu dengan pengecualian bila kondisinya sangat-sangat darurat.
Namun demikian ini perlu menjadi perhatian karena sakit adalah kondisi yang seharusnya tidak bisa ditahan-tahan. Sekarang tinggal bagaimana pelayanan rumah sakit itu sendiri.
Salam,
![]()
berarti lebih baik kan klu rumah sakit sepi,… lebih banyak orang-orang sehat….